Jual Suplemen di TikTok Shop: Izin Lolos, Klaimnya yang Ditolak
Jual suplemen di TikTok Shop butuh dua hal: izin BPOM dan kalimat yang lolos aturan klaim. Ini daftar klaim terlarang dan gantinya.

Izin edar sudah ada, label kemasan sudah difoto lengkap, produk tetap tidak tayang. Kalau Anda jual suplemen di TikTok Shop, dokumen cuma menyelesaikan separuh urusan. Separuh sisanya ada di kalimat yang Anda tulis di judul, deskripsi, dan tulisan di atas gambar.

Dua pintu yang harus dilewati saat jual suplemen di TikTok Shop
| Yang diperiksa | Dasarnya | Kalau gagal |
|---|---|---|
| Dokumen: lisensi BPOM dan gambar label kemasan yang lengkap | Suplemen makanan termasuk kategori produk yang dibatasi di TikTok Shop | Produk tidak bisa tayang sampai dokumennya disetujui |
| Kalimat: judul, deskripsi, tulisan di gambar, dan narasi video | Pedoman Klaim Suplemen Kesehatan dari BPOM, ditambah aturan platform | Listing ditolak walau izinnya lengkap, dan produk manajemen berat badan tetap tidak didukung |
Kesalahan yang paling mahal adalah mengurus pintu pertama dengan rapi lalu menyalin kalimat promosi dari brosur lama ke deskripsi produk. Untuk gambaran kategori mana saja yang menuntut dokumen lebih dulu, lihat catatan tentang produk dibatasi TikTok Shop.
Suplemen bukan obat, dan itu menentukan batas klaimnya
Menurut Peraturan BPOM Nomor 19 Tahun 2022 tentang Pedoman Klaim Suplemen Kesehatan, suplemen kesehatan adalah produk yang dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan, dan/atau memperbaiki fungsi kesehatan. Fungsinya mendukung kondisi tubuh, bukan menggantikan terapi medis.
Dari definisi itu lahir garis yang dipakai penilai: memelihara fungsi boleh disebut, menyembuhkan penyakit tidak. Klaim suplemen sendiri didefinisikan sebagai segala pernyataan yang menyatakan, menyarankan, atau menyiratkan hubungan antara produk atau bahan aktifnya dengan manfaat kesehatan tertentu. Kata "menyiratkan" itu yang sering luput: kalimat tidak harus menyebut nama penyakit untuk dihitung sebagai klaim.
Lima bentuk klaim berlebihan menurut BPOM
| Contoh klaim | Kenapa dilarang |
|---|---|
| "Dijamin ampuh tanpa efek samping" | Klaim tidak boleh memberi persepsi bebas efek samping, termasuk kata "aman", "tidak ada efek berbahaya", dan "bebas risiko" |
| "Dijamin awet muda dan memperpanjang usia" | Tidak boleh memberi kesan umur panjang, awet muda, kecantikan, atau mencegah penuaan |
| "Solusi tuntas untuk stres, depresi, dan trauma emosional" | Tidak boleh dihubungkan dengan vitalitas, kecerdasan atau prestasi, mengatasi stres, sampai kemampuan seks dan keharmonisan rumah tangga |
| "Memutihkan kulit dalam waktu 3 hari" | Tidak boleh memakai kata berefek instan seperti tokcer, cespleng, atau langsung, dan tidak boleh menjanjikan pasti menyembuhkan |
| "Suplemen ini benar-benar menyembuhkan kecemasan saya, sekarang saya tidak perlu obat dokter lagi" | Klaim tidak boleh memuat pernyataan kesembuhan dari seseorang, termasuk ketika ditulis sebagai testimoni pembeli |
Sebelum dan sesudah: cara menulis ulang tanpa kehilangan daya jual
| Sebelum | Sesudah |
|---|---|
| "Ampuh atasi asam lambung, dijamin sembuh" | "Membantu memelihara daya tahan tubuh" |
| "Aman, 100% tanpa efek samping" | "Aturan pakai: 1 kapsul per hari sesudah makan. Baca peringatan pada kemasan" |
| "Turun 8 kg dalam 2 minggu" | Hapus seluruhnya. Produk manajemen berat badan berbentuk pil, bubuk, dan minuman tidak didukung platform |
| "Rahasia awet muda para artis" | "Mengandung vitamin D yang membantu penyerapan kalsium" |
| "Testimoni: kolesterol saya normal setelah 3 botol" | "Sumber serat yang membantu memperlancar pencernaan" |
Tiga kalimat di kolom kanan itu contoh klaim yang sah menurut BPOM: ada bukti ilmiah atau empiris yang jelas dan sesuai pedoman. Polanya sama, yaitu menyebut kandungan dan fungsi yang dibantu, bukan hasil yang dijanjikan. Logika yang sama berlaku untuk produk perawatan kulit, dengan daftar kata yang berbeda, seperti dirinci di catatan tentang kata yang dilarang di deskripsi skincare.
Checklist sebelum unggah produk suplemen
- Cek nomor izin edarnya lebih dulu lewat cekbpom.pom.go.id, bukan mengandalkan info dari pemasok.
- Baca ulang judul dan deskripsi, tandai setiap kata yang menjanjikan hasil, kecepatan, atau kesembuhan.
- Hapus semua kata jaminan: dijamin, pasti, mujarab, tokcer, dan yang semakna.
- Periksa testimoni yang Anda tempel. Pernyataan sembuh dari seseorang tetap dihitung sebagai klaim.
- Buka gambar produk dan baca tulisan di atasnya seperti membaca deskripsi. Aturannya sama.
- Untuk produk herbal dan jamu, pastikan kategorinya sesuai izin edarnya, jangan diletakkan di kategori suplemen hanya supaya lebih cepat disetujui.
Poin kelima yang paling sering lolos dari pemeriksaan internal, karena desainer gambar dan penulis deskripsi biasanya orang berbeda. Pemeriksaan sebelum posting seperti ByeRisk memisahkan temuan jadi Wajib diperbaiki dan Disarankan, sehingga terlihat mana kalimat yang menabrak aturan klaim dan mana yang sekadar kurang rapi. Istilah teknisnya bisa dilihat di daftar klaim khasiat dan poin pelanggaran.
FAQ: pertanyaan yang paling sering muncul
Suplemen saya sudah terdaftar BPOM, kenapa listing-nya masih ditolak?
Karena izin edar dan izin klaim adalah dua hal berbeda. Izin membuat produknya boleh beredar; kalimat promosinya tetap harus memenuhi Pedoman Klaim Suplemen Kesehatan.
Boleh nggak tulis "meningkatkan daya tahan tubuh"?
Kalimat yang aman dan dicontohkan sendiri oleh BPOM adalah "membantu memelihara daya tahan tubuh". Yang bermasalah adalah kalimat yang melompat ke penyembuhan penyakit tertentu atau ke hasil yang dijanjikan pasti.
Kenapa produk pelangsing tidak bisa dijual walau izinnya ada?
Produk manajemen berat badan berbentuk pil, bubuk, maupun minuman masuk daftar produk yang tidak didukung TikTok Shop. Statusnya bukan soal kelengkapan dokumen.
Testimoni pembeli asli boleh dipasang di deskripsi?
Selama tidak memuat pernyataan kesembuhan. Contoh yang disebut BPOM sebagai klaim berlebihan justru berbentuk testimoni orang pertama yang mengaku sembuh dan berhenti berobat.
Sumber dan rujukan
- BPOM - Jangan Ketipu Klaim Suplemen Kesehatan (merujuk Peraturan BPOM No. 19 Tahun 2022)
- BPOM - Suplemen Kesehatan Bukan Obat Penyembuh
- Pedoman Produk yang Dibatasi dan Tidak Didukung - TikTok Shop by Tokopedia
Ringkasan ini disusun dari aturan yang dipublikasikan, bukan hasil pratinjau resmi platform. Aturan klaim ini berlaku sejak hari pertama Anda jual suplemen di TikTok Shop, bukan hanya saat pengajuan dokumen. Ambil satu produk suplemen Anda, salin judul dan deskripsinya ke dokumen kosong, lalu coret setiap kata yang menjanjikan hasil sebelum menulis versi penggantinya. Kalimatnya bisa diperiksa lebih dulu lewat cek kepatuhan konten TikTok Shop.
Biarkan pemeriksaan yang mengingat aturannya
Daftar dan dapatkan 100 kredit untuk langsung memeriksa teks, video, dan gambar berbahasa Indonesia, lengkap dengan aturan dan pasal platform yang terpicu.
Daftar gratis