Klaim "Menghilangkan Jerawat" di Skincare: Kosmetik vs Obat

Kalimat "menghilangkan jerawat" di deskripsi skincare memindahkan klaim kosmetik ke ranah obat. Ini batasnya menurut PerBPOM dan cara menulis ulangnya.

Klaim "Menghilangkan Jerawat" di Skincare: Kosmetik vs Obat

Kalimat "menghilangkan jerawat" terasa seperti nilai jual yang kuat. Di sisi aturan, kalimat itu memindahkan produk Anda dari kotak kosmetik ke kotak obat — dua jalur izin edar yang berbeda.

Kosmetik hanya boleh menjanjikan fungsi merawat dan mempercantik. Jerawat adalah kondisi kulit, dan menjanjikan bisa menghilangkannya berarti mengklaim khasiat obat. Di titik inilah banyak deskripsi skincare ditolak walau nomor registrasinya asli.

Kenapa klaim yang salah bikin listing ditolak

Platform membaca deskripsi produk Anda sebagai iklan, bukan sekadar keterangan barang. Saat tim peninjau menemukan kata yang menjanjikan penyembuhan, dua hal terjadi sekaligus: listing berisiko dihapus, dan produk dinilai memakai klaim yang tidak sesuai kategorinya.

Batas resminya: klaim kosmetik mengacu pada PerBPOM No. 3 Tahun 2022

Peraturan BPOM tentang persyaratan teknis klaim kosmetika mengatur klaim mana yang boleh dipakai dan mana yang tidak. Prinsipnya sederhana: klaim kosmetik tidak boleh menyesatkan, tidak boleh menyatakan diri paling unggul tanpa bukti, dan tidak boleh menyebut khasiat obat.

Artinya kata seperti menghilangkan jerawat, menyembuhkan jerawat, atau memutihkan permanen bukan sekadar "kurang pas". Kata-kata itu memindahkan produk ke ranah obat. Kalau Anda memang menjual produk berizin edar obat, baru klaim penyembuhan masuk medan yang benar.

Tabel: klaim berlebihan dan gantinya yang aman

Klaim di deskripsiMasalahnyaGanti dengan
Menghilangkan jerawatKlaim khasiat obatMembantu merawat kulit berjerawat
Menyembuhkan jerawat sampai bersihMenjanjikan penyembuhanMembantu membersihkan kulit wajah
Memutihkan permanenKlaim absolut dan menjanjikanMembantu mencerahkan warna kulit
100% ampuh dalam 3 hariKlaim superlatif tanpa buktiDapat digunakan setiap hari
Anti-bakteri penyebab jerawatMenyiratkan tindakan obatMembantu mengontrol minyak berlebih

Bukan hanya kosmetik: produk pangan juga terikat

Aturan yang sama berlaku untuk makanan, minuman, dan suplemen. Deskripsi produk pangan tidak boleh mengklaim bisa menyembuhkan penyakit. Suplemen membantu memenuhi kebutuhan gizi, bukan mengobati. Kalau ragu, cek dulu klaim khasiat pada daftar resmi, lalu bandingkan dengan kalimat di deskripsi Anda.

Cara memperbaiki deskripsi tanpa kehilangan daya jual

Ganti janji hasil dengan penjelasan fungsi dan cara pakai. Sebutkan bahan, tekstur, jenis kulit yang cocok, dan aturan pemakaian. Foto sebelum-sesudah juga sebaiknya tidak dipakai untuk menjanjikan penyembuhan jerawat, karena menyiratkan hasil medis yang tidak bisa dibuktikan produk kosmetik.

Kalau ingin melihat metode pemeriksaan kepatuhan konten TikTok Shop secara menyeluruh — teks, gambar, sampai video — alat pemeriksaan sebelum posting seperti ByeRisk memisahkan temuan menjadi dua tingkat, "Wajib diperbaiki" dan "Disarankan", supaya jelas mana yang harus diubah sebelum produk tayang dan mana yang sekadar kurang rapi.

Checklist sebelum posting

  • Tidak ada kata menghilangkan, menyembuhkan, mengobati, atau mematikan penyebab
  • Tidak ada klaim absolut: 100%, paling, satu-satunya, permanen
  • Klaim hanya seputar fungsi kosmetik: membersihkan, merawat, melembapkan, mencerahkan
  • Nomor registrasi produk benar dan sesuai kategori
  • Tidak ada foto sebelum-sesudah yang menjanjikan penyembuhan

FAQ: pertanyaan yang paling sering muncul

1. Kalau produk sudah punya nomor BPOM, apakah klaim "menghilangkan jerawat" aman?

Tidak. Nomor registrasi kosmetik hanya mengesahkan fungsi kosmetik. Klaim menghilangkan atau menyembuhkan jerawat tetap di luar cakupan itu.

2. Boleh nggak bilang "cocok untuk kulit berjerawat"?

Boleh, selama tidak menjanjikan menghilangkan atau menyembuhkan. Frasa "cocok untuk" menjelaskan peruntukan produk, bukan hasil pengobatan.

3. Apa risiko kalau tetap dipakai?

Listing berisiko dihapus dan produk dinilai memakai klaim menyesatkan. Untuk klaim yang merugikan konsumen, seperti dibahas di klaim kosmetik berlebihan, dampaknya bisa berlanjut ke sanksi pidana.

Sumber dan rujukan

Ringkasan ini disusun dari aturan yang dipublikasikan, bukan hasil pratinjau resmi platform.

Langkah paling murah: sebelum menekan tombol unggah, baca ulang deskripsi Anda dan coret setiap kata yang menjanjikan penyembuhan. Satu perubahan kecil ini menyelamatkan izin edar sekaligus listing Anda.

Biarkan pemeriksaan yang mengingat aturannya

Daftar dan dapatkan 100 kredit untuk langsung memeriksa teks, video, dan gambar berbahasa Indonesia, lengkap dengan aturan dan pasal platform yang terpicu.

Daftar gratis

Artikel terkait

Klaim "Dipakai Artis" di Deskripsi Produk: Kapan Melanggar
Panduan Kepatuhan

Klaim "Dipakai Artis" di Deskripsi Produk: Kapan Melanggar

Menulis "dipakai artis" atau memakai testimoni selebgram di listing bisa jadi iklan menyesatkan kalau tidak benar. Ini batas dan risikonya.

Klaim Menumbuhkan Rambut di Deskripsi Produk: Kapan Ditolak
Panduan Kepatuhan

Klaim Menumbuhkan Rambut di Deskripsi Produk: Kapan Ditolak

Klaim menumbuhkan rambut di deskripsi produk perawatan rambut sering bikin listing ditolak. Ketahui kata yang dilarang BPOM dan cara aman menulisnya.

Klaim "Teruji Klinis" di Deskripsi Produk: Wajib Ada Bukti
Panduan Kepatuhan

Klaim "Teruji Klinis" di Deskripsi Produk: Wajib Ada Bukti

Klaim teruji klinis di deskripsi produk tidak cukup ditulis begitu saja. PerBPOM No. 34 Tahun 2025 mengatur uji klinik kosmetik sebagai dasar ilmiahnya.