Kata yang Dilarang di Caption Video TikTok Shop: 9 Contoh
Kata yang dilarang di caption video TikTok Shop bukan cuma superlatif. Harga yang beda dari listing, klaim khasiat, sampai ajakan ke WhatsApp juga kena.

Kata yang dilarang di caption video TikTok Shop bukan cuma soal kata superlatif. Harga yang tidak sama dengan listing dan ajakan pindah ke WhatsApp juga masuk hitungan.
Seller rajin memeriksa judul dan deskripsi, lalu menulis caption sambil buru-buru. Padahal caption menempel di video yang diputar berulang.
Kenapa caption sering bocor
Caption punya tiga lapis: teks di layar, kolom caption, dan teks di keranjang. Ketiganya dibaca satu paket dengan videonya. Klaim yang aman di deskripsi bisa kena kalau di caption lebih berani.
Kata yang dilarang di caption video TikTok Shop
Sembilan pola ini paling sering muncul. Sebagian dilarang aturan platform, sebagian melanggar etika iklan dan perlindungan konsumen.
1. "Paling murah", "termurah", "nomor satu"
Etika Pariwara Indonesia (Amandemen 2020) melarang pernyataan superlatif tanpa bukti. Ganti dengan fakta yang bisa dicek, misalnya "Rp29.000 untuk ukuran 100 ml".
2. "Terlaris", "best seller", "viral"
Ini juga klaim posisi. Tanpa data penjualan, tulis "banyak dibeli bulan ini" dan pastikan angkanya benar.
3. "Ampuh", "sembuh total", "menghilangkan permanen"
Klaim khasiat kosmetik dan pangan diatur BPOM. Janji hasil permanen membuat produk perawatan terlihat seperti obat.
4. "Dijamin halal", "100% halal"
Klaim halal wajib didukung sertifikat BPJPH (UU No. 33/2014; PP No. 42/2024). Nomornya harus milik produk yang dijual, bukan sertifikat bahan atau pabrik.
5. Harga di caption yang beda dari listing
TikTok Shop meminta harga di konten sama dengan harga di halaman produk. Kalau harga khusus hanya berlaku dengan voucher, tulis syaratnya.
6. "Gratis" atau "bonus 2 botol" yang tidak ada di listing
Konten harus sama dengan yang benar-benar diterima pembeli. Bonus yang tidak tercantum di listing gampang dianggap janji kosong.
7. "Cek WA", "link di bio", nomor telepon, QR code
TikTok Shop melarang mengarahkan pembeli ke platform lain lewat link, nomor telepon, akun media sosial, atau QR code.
8. Testimoni "hasil dalam 3 hari"
Klaim waktu hasil harus bisa dibuktikan. Kalau tidak, ini pernyataan menyesatkan menurut Pasal 10 UU No. 8/1999.
9. "Original" atau "BPOM" tanpa nomor izin
Menulis "sudah BPOM" tanpa nomor notifikasi membuat klaim tidak bisa dicek. Sertakan nomor izin edar, bukan logo.
Tabel sebelum dan sesudah
| Sebelum | Sesudah |
|---|---|
| "Paling murah se-Indonesia, cuma Rp29.000!" | "Rp29.000 untuk ukuran 100 ml. Harga berlaku sampai 30 November." |
| "Dijamin halal, 100% aman." | "Sertifikat halal BPJPH No. [nomor]. Bahan dan proses sesuai label." |
| "Ampuh hilangkan jerawat permanen." | "Membantu membersihkan kulit. Hasil tiap orang berbeda." |
| "Order sekarang, chat WA 08xx." | "Order lewat keranjang kuning. Voucher tersedia di halaman produk." |
| "Diskon 70%, hari ini saja!" | "Diskon 70% dari Rp99.000, berlaku 1-3 November." |
Harga di caption: batas yang sering dilewati
Kesalahan paling umum: harga di caption berbeda dari keranjang. Pemicunya harga sudah diubah tapi video lama belum diedit, atau promo hanya berlaku dengan voucher. Sebut harga yang benar-benar dibayar dan cantumkan masa berlakunya. Aturan promo ada di pelanggaran harga TikTok Shop.
Caption ditulis sebelum tayang, jadi bisa diperiksa. Live keluar spontan; daftarnya ada di kata yang dilarang saat live TikTok Shop.
Checklist caption sebelum posting
Kalau daftar kata yang dilarang di caption video TikTok Shop terasa panjang, mulai dari harga, khasiat, dan ajakan keluar platform.
- Cocokkan harga caption dengan keranjang
- Cantumkan syarat dan masa berlaku promo
- Hapus superlatif tanpa bukti
- Cek klaim khasiat dan halal, sertakan nomor izin
- Pastikan tidak ada nomor WA, link, atau QR code
- Baca ulang teks di layar, bukan hanya caption
Pemeriksaan sebelum posting mencakup teks, video, dan gambar sekaligus, jadi caption tidak dinilai terpisah.
Alat seperti ByeRisk memisahkan temuan menjadi Wajib diperbaiki dan Disarankan, supaya jelas mana yang harus diubah sebelum tayang.
FAQ: pertanyaan yang paling sering muncul
1. Apakah caption video termasuk yang diperiksa TikTok Shop?
Ya. Teks di layar, kolom caption, dan teks keranjang dibaca sebagai bagian dari konten yang sama.
2. Boleh menulis harga di caption?
Boleh, selama harganya sama dengan halaman produk. Kalau harga khusus butuh voucher, tulis syaratnya.
3. Kalau afiliator yang menulis caption, siapa yang kena?
Konten afiliator dinilai di akun kreatornya. Toko juga bisa terdampak kalau pelanggarannya berulang.
4. Apakah kata "diskon" selalu dilarang?
Tidak. Diskon boleh selama harga normalnya nyata dan potongannya bisa dihitung. Yang dilarang harga coret yang dinaikkan lebih dulu.
Sumber dan rujukan
- Pembaruan Kebijakan TikTok Shop by Tokopedia, 15 Oktober 2026
- Etika Pariwara Indonesia (Amandemen 2020), DPI
- UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 10
- BPJPH, Kementerian Agama RI
- JDIH BPOM
Caption yang aman bukan yang hambar. Hapus hanya klaim yang tidak bisa Anda buktikan.
Ringkasan ini disusun dari aturan yang dipublikasikan, bukan hasil pratinjau resmi platform.
Biarkan pemeriksaan yang mengingat aturannya
Daftar dan dapatkan 100 kredit untuk langsung memeriksa teks, video, dan gambar berbahasa Indonesia, lengkap dengan aturan dan pasal platform yang terpicu.
Daftar gratis

