Klaim Menumbuhkan Rambut di Deskripsi Produk: Kapan Ditolak
Klaim menumbuhkan rambut di deskripsi produk perawatan rambut sering bikin listing ditolak. Ketahui kata yang dilarang BPOM dan cara aman menulisnya.

Menulis "menumbuhkan rambut dalam 7 hari" di deskripsi shampoo terdengar menjual. Bagi BPOM, kalimat itu bukan klaim kosmetik, melainkan klaim obat. Di sinilah klaim menumbuhkan rambut paling sering berujung listing ditolak — bukan karena produknya salah, tapi karena cara menulis manfaatnya.

Kosmetik cukup notifikasi ke BPOM; obat harus lewat uji dan punya izin edar. Begitu sebuah kalimat membuat produk perawatan rambut terkesan menyembuhkan, produk itu dibaca sebagai obat, padahal izinnya bukan izin obat.
Klaim menumbuhkan rambut: garis kosmetik dan obat
Merawat rambut adalah fungsi kosmetik; menyembuhkan kebotakan adalah fungsi obat. Standarnya ada di Peraturan BPOM Nomor 3 Tahun 2022 tentang Persyaratan Teknis Klaim Kosmetika: klaim wajib objektif, jelas, dapat dibuktikan, dan tidak boleh mengarah ke fungsi obat.
Klaim yang masuk area obat: "mengatasi kebotakan", "menyembuhkan rambut rontok", "menumbuhkan rambut baru", dan penyebutan alopecia atau istilah medis. Rambut rontok dan kebotakan adalah kondisi medis, jadi menanganinya bukan fungsi kosmetik.
Kata yang membahayakan di deskripsi produk rambut
Lampiran PerBPOM No. 3 Tahun 2022 memuat pola kata yang tidak boleh dipakai untuk kosmetik:
| Pola kata | Kenapa berisiko |
|---|---|
| "menumbuhkan rambut", "mengatasi kebotakan", "menyembuhkan", nama penyakit atau istilah medis | Terkesan bekerja sebagai obat. |
| "ampuh", "tidak ada efek samping" | Kata berlebihan tanpa bukti. |
| "paling", "nomor satu", "terbaik", awalan "ter-" | Superlatif; butuh survei atau riset lembaga independen. |
| "100%", "murni", "asli" untuk kadar bahan | Butuh keterangan resmi lembaga riset atau jurnal ilmiah. |
| "hasil instan", "langsung terlihat dalam 1 hari" | Tidak boleh menjanjikan hasil mutlak seketika. |
| "direkomendasikan dermatolog" | Terkesan ada anjuran tenaga kesehatan. |
Tabel sebelum dan sesudah
Katalog klaim yang diizinkan memakai kata fungsi perawatan, bukan kata hasil:
| Sebelum (berisiko) | Sesudah (aman) |
|---|---|
| Shampoo yang menumbuhkan rambut dalam 7 hari | Shampoo untuk merawat kulit kepala dan rambut |
| Mengatasi kebotakan pria sejak pemakaian pertama | Membantu menjaga kebersihan kulit kepala |
| Anti rontok paling ampuh nomor 1 di Indonesia | Perawatan rambut yang melembutkan dan menjaga kelembapan |
| Hair tonic 100% murni, hasil instan | Hair tonic untuk merawat kulit kepala |
| Direkomendasikan dermatolog, aman tanpa efek samping | Diformulasikan untuk rambut dan kulit kepala |
Klaim halus yang tetap dilarang
Klaim dinilai dari keseluruhan kalimat. "Bantu regrow" atau "rambut lebih lebat alami" tetap terbaca sebagai janji. Mengganti kata tanpa mengubah maksud tidak menyelesaikan apa pun, dan angka seperti "90% pengguna" wajib punya bukti yang bisa ditunjukkan.
Checklist sebelum posting
- Tandai kata hasil di deskripsi: "tumbuh", "mengatasi", "sembuh", "instan", "paling", "100%".
- Ganti jadi kata fungsi: merawat, membersihkan, melembutkan, menjaga kelembapan.
- Pastikan tidak ada nama penyakit, istilah medis, atau anjuran tenaga kesehatan.
- Cek juga teks di atas foto, subtitle video, dan naskah live — semuanya iklan.
- Simpan bukti bila memakai angka atau testimoni.
Alat pemeriksaan sebelum posting seperti ByeRisk memisahkan temuan jadi dua tingkat — Wajib diperbaiki untuk klaim yang menabrak aturan, dan Disarankan untuk kalimat yang sekadar kurang rapi. Untuk klaim khasiat, hampir semuanya jatuh ke tingkat pertama.
FAQ: pertanyaan yang paling sering muncul
1. Boleh nggak tulis "menumbuhkan rambut" di deskripsi shampoo?
Tidak. Klaim itu mengarah ke fungsi obat, sedangkan shampoo terdaftar sebagai kosmetik. Ganti dengan klaim perawatan, misalnya merawat kulit kepala.
2. Kalau cuma "membantu mengurangi rontok", aman?
Lebih aman, selama tidak menjanjikan menghentikan kerontokan. Kerontokan berat adalah kondisi medis, dan menanganinya bukan fungsi kosmetik.
3. "Anti ketombe" termasuk klaim obat juga?
Selama ditulis sebagai fungsi perawatan, bukan janji penyembuhan, risikonya jauh lebih kecil. Yang berat adalah menyebut nama penyakit atau menjanjikan kesembuhan.
4. Deskripsi produk saya ditolak karena klaim, apa yang dicek dulu?
Cek kalimat yang menyebut hasil atau penyembuhan. Itu pola yang paling sering jadi penyebab penolakan.
Sumber dan rujukan
- PerBPOM No. 3 Tahun 2022 tentang Persyaratan Teknis Klaim Kosmetika (PDF)
- PerBPOM No. 18 Tahun 2024 tentang Penandaan, Promosi, dan Iklan Kosmetik
- BPOM — penegasan aturan iklan kosmetik wajib dilaksanakan
Mulai dari produk terlaris Anda: buka deskripsinya, tandai setiap kalimat yang menjanjikan hasil, lalu tulis ulang dengan kata fungsi. Untuk kategori perawatan kulit, daftar lengkapnya ada di kata yang dilarang di deskripsi skincare. Batas antara endorsement dan klaim medis dibahas di endorse dokter di iklan skincare. Dasar aturannya ada di halaman pemeriksaan kepatuhan konten TikTok Shop.
Ringkasan ini disusun dari aturan yang dipublikasikan, bukan hasil pratinjau resmi platform.
Biarkan pemeriksaan yang mengingat aturannya
Daftar dan dapatkan 100 kredit untuk langsung memeriksa teks, video, dan gambar berbahasa Indonesia, lengkap dengan aturan dan pasal platform yang terpicu.
Daftar gratis

