Jual Elektronik Tanpa SNI: Aturan Elektronika Rumah Tangga 2025
Jual elektronik tanpa SNI bikin listing berisiko dihapus. Permenperin No. 7 Tahun 2025 mewajibkan SNI untuk elektronika rumah tangga tertentu.

Banyak penjual elektronik mengira SNI hanya urusan pabrik. Padahal begitu produk masuk listing, kewajibannya ikut ke Anda. Sejak Permenperin No. 7 Tahun 2025, sebagian elektronika rumah tangga wajib ber-SNI sebelum boleh diperdagangkan — dan jual elektronik tanpa SNI menempatkan listing pada risiko dihapus.

Apa yang berubah sejak 2025
Permenperin No. 7 Tahun 2025 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia untuk Elektronika Rumah Tangga Secara Wajib ditetapkan 17 Januari 2025 dan mulai berlaku 24 Juli 2025. Aturan ini menggantikan beberapa peraturan SNI elektronik sebelumnya. Isinya: SNI diberlakukan secara wajib untuk kelompok elektronika rumah tangga tertentu.
Elektronika rumah tangga yang wajib SNI
Kelompok yang paling sering diperdagangkan penjual online mencakup peralatan dapur dan pemanas cairan bertenaga listrik, serta pendingin ruangan, lemari pendingin, dan mesin cuci. Daftar produk persisnya ada di lampiran peraturan, jadi cocokkan sebelum mengunggah.
| Kelompok produk | Contoh |
|---|---|
| Peralatan dapur bertenaga listrik | Rice cooker dan alat masak listrik |
| Pemanas cairan bertenaga listrik | Ketel listrik, dispenser air panas |
| Pendingin ruangan | AC |
| Lemari pendingin | Kulkas, freezer |
| Mesin cuci | Mesin cuci satu dan dua tabung |
Tanda SNI dan NPB
Produk yang sudah bersertifikat wajib dibubuhi tanda SNI. Untuk produk SNI wajib yang diimpor, pelaku usaha juga harus punya Nomor Pendaftaran Barang (NPB). NPB adalah identitas barang yang menunjukkan SNI-nya sudah diberlakukan, sehingga barang boleh beredar. Tanpa NPB, produk SNI wajib dari luar negeri tidak boleh diedarkan.
Sertifikat SNI punya masa berlaku dan harus diperpanjang. Kalau Anda reseller, minta salinan sertifikat yang masih berlaku dan pastikan tanda SNI benar-benar ada di produk atau kemasannya.
Kesalahan penjual elektronik
- Menganggap SNI cukup ada di brosur pabrik, padahal tanda SNI tidak ada di produk.
- Menjual unit impor tanpa NPB.
- Menulis "sudah SNI" di judul tanpa dokumen.
- Menampilkan produk yang belum lolos SNI sebagai stok siap kirim.
Checklist sebelum unggah
- Cek lampiran Permenperin No. 7 Tahun 2025: produk Anda masuk kelompok wajib atau tidak.
- Pastikan ada tanda SNI resmi di produk atau kemasan.
- Untuk unit impor, pastikan ada NPB.
- Simpan salinan sertifikat dari pemasok.
- Jangan menulis klaim "sudah SNI" tanpa bukti.
Alat pemeriksaan sebelum posting seperti ByeRisk memisahkan temuan jadi dua tingkat — Wajib diperbaiki untuk klaim yang tidak berdasar, dan Disarankan untuk yang sekadar kurang rapi.
Kalau listing sudah terlanjur dihapus
Jangan unggah ulang produk yang sama tanpa perbaikan. Siapkan dokumen SNI dan NPB lebih dulu, baru ajukan kembali. Untuk sengketa listing, batas waktu banding mengikuti aturan platform.
FAQ: pertanyaan yang paling sering muncul
1. Apakah semua produk elektronik wajib SNI?
Tidak. Yang wajib adalah kelompok yang ditetapkan dalam peraturan, bukan seluruh barang elektronik. Cek lampiran Permenperin No. 7 Tahun 2025.
2. Jual rice cooker impor tanpa SNI, apa risikonya?
Produk SNI wajib yang diimpor harus punya tanda SNI dan NPB. Tanpa itu, listing berisiko dihapus dan barang dianggap tidak boleh beredar.
3. Sertifikat SNI dari pabrik saya lama, masih berlaku?
Sertifikat SNI berlaku untuk jangka waktu tertentu dan harus diperpanjang. Minta pemasok menunjukkan sertifikat yang masih berlaku.
4. Kalau saya hanya reseller, apakah tetap kena?
Kewajiban beredar menempel pada barang yang dijual. Sebagai penjual, pastikan produk yang Anda tawarkan memang bersertifikat.
Sumber dan rujukan
- Permenperin No. 7 Tahun 2025 tentang Pemberlakuan SNI untuk Elektronika Rumah Tangga Secara Wajib
- Ditjen PKTN Kemendag — Penerbitan Nomor Pendaftaran Barang (NPB)
- Sosialisasi Permenperin No. 7 Tahun 2025 tentang SNI elektronika
Kalau produk Anda bermain di area berisiko, periksa seluruh katalog, bukan satu listing saja. Aturan SNI untuk kategori lain, seperti mainan anak, dibahas di mainan wajib SNI. Daftar kategori yang butuh dokumen tambahan ada di produk dibatasi TikTok Shop. Dasar penilaian konten ada di cek kepatuhan konten TikTok Shop.
Ringkasan ini disusun dari aturan yang dipublikasikan, bukan hasil pratinjau resmi platform.
Biarkan pemeriksaan yang mengingat aturannya
Daftar dan dapatkan 100 kredit untuk langsung memeriksa teks, video, dan gambar berbahasa Indonesia, lengkap dengan aturan dan pasal platform yang terpicu.
Daftar gratis

